Senin, Agustus 03, 2015
Ilmu ini untuk menambah air mani pria dan
juga buat yg air maninya encer.
Sebagaiman kita ketahui bersama bahwa
mani encer salah satu problem terbesar buat
pria.
Semoga yg mengamalkan ilmu ini dengan
yakin air maninya selalu tersedia dan tidak
encer, agar supaya kehidupan dan
keharmonisan rumah tangga bisa tetap
lestari dan terbebas dari perselingkuhan.
Ini doanya.
1. Bismillahir rahmanirrahiim.
Sir manni, turun manni, telaga Adam.
Aplikasinya ketika bangun tidur, duduk
bersila kepalkan ke dua tangan, kemudian
pukulkan tangan secara bergantian di atas
pinggul sebanyak 3 X, sambil baca doa
diatas. Mulai dari tangan kanan baca sir
manni, kemudian tangan kanan pukulkan
secara perlahan saja jangan sampai sakit.
Kemudian tangan kiri mukul baca turun
manni, lanjut tangan kanan baca telaga
adam. Ulangi lagi tata cara diatas namun
mulainya dari tangan kiri. Yg ketiga, mulai
lagi dengan tangan kanan. ( catatan, tangan
yg dikepalkan seperti mau bertinju, namun
yng dipukulkan keatas pinggul/ diatas
pantat (maaf )adalah tinju bagian jari
jempol dan telunjuk bukan jari telunjuk
sampai jari manis. Moga bisa di pahami
cara penggambarannya ya..
2. Baca doa ini untuk menguatkan senjata.
Buat apa air maninya banyak tapi
senjatanya letoy. Ini doanya dlm bahasa
Bugis.
Batu maccolo uwae mattekke palannako
Muhammad.
Barokah Laa Ilaaha Illallah Muhammad
Rasulullah.
Kalao yg ini praktiknya kedua tangan
terbuka, pegang bagian yg dipukul tadi
kemudian tarik tangan ke arah senjata
sambil baca doa td 3 X, sambil diurut
burungnya secara perlahan.
Mohon maaf saya tidak tahu translasinya,
karena memang saya dulu dapatnya juga
dari guru saya seperti itu.
Jadi amalan tersebut diatas satu paket,
jangan bangkit dr tempat duduk sebelum
selesai baca doa dan tata caranya.
Saya hanya mengikhlaskan untuk
dipergunakan kepada istri yg syah secara
agama. Tidak untuk berzinah.
Jika ilmu ini cocok dan ada hasilnya itu
semata – mata karena pertolongan dan Izin
Allah SWT, bukan karena saya. Dan jika ilmu
ini tidak cocok dengan saudara mohon saya
jangan di hujat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar